The Wedding Of

Osner & Dwi

Hari
Jam
Menit
Detik

Kepada Yth. Bapak / Ibu / Saudara/i

Tamu Undangan

Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya, indah saat Dia mempertemukan, indah saat Dia menumbuhkan kasih dan indah saat Dia mempersatukan kami dalam suatu ikatan pernikahan kudus.

Tanpa mengurangi rasa hormat kami mengundang bapak/ibu/saudara/i sekaligus mengharapkan doa restu dalam acara pernikahan kami

Groom & Bride

Osner Pandiangan,S.Ag,M.M

Putra Pertama Dari
Bapak Reinto Pandiangan & ibu Marta Semat, S.Pd

Soemi Dwi Tamina Anggraeni, S.Ag

Putri Kedua Dari
Bapak Sumarno dan Ibu Emiana (Almh)

Wedding Day

Hari
Jam
Menit
Detik

Pemberkatan

Tanggal

Sabtu, 14 November 2026

Waktu

08:30 - 10:30 WIB

Tempat

Gereja GKE Parapah Pelantaran
Desa Pelantaran, Kab Kotawaringin Timur ( Sampit)

Resepsi

Tanggal

Sabtu, 14 November 2026

Waktu

11:00 - 16:00 WIB

Tempat

Rumah Kediaman Mempelai Pria
Desa Pelantaran, Kab Kotawaringin Timur ( Sampit)

Our Love Story

“Ternyata, Kamu yang Tuhan Siapkan”

Jika ada yang bertanya,
“Sejak kapan kisah ini dimulai?”

Mungkin kami tidak pernah benar-benar tahu jawabannya.

Karena ternyata, kisah kami dimulai jauh sebelum kami menyadari bahwa kami sedang menulis sebuah cerita.

Tahun itu, kami bertemu di Kampus Ungu, STAKN Palangka Raya yg kini menjadi IAKN Palangka Raya.

Kami ternyata satu jurusan.
Satu kelas.

Bahkan, saat ospek, kami pernah berdiri bersama dalam satu foto satu jurusan.

Namun saat itu, kami hanya tahu bahwa kami adalah teman.

Tidak pernah terlintas dalam pikiran kami…

bahwa seseorang yang ada di dalam foto itu,
suatu hari akan menjadi seseorang yang berdiri di samping kami di hari pernikahan.

Kami mulai semakin dekat melalui kegiatan Pendalaman Alkitab.

Dari pertemuan-pertemuan sederhana, percakapan kecil, dan kebersamaan yang awalnya terasa biasa…

perlahan tumbuh rasa nyaman.

Dan tanpa kami sadari,
kenyamanan itu berubah menjadi cinta.

Di usia 21 tahun, kami memulai sebuah perjalanan.

Kami masih muda.

Masih sama-sama belajar tentang kehidupan.

Belum tahu seperti apa masa depan.

Tetapi kami memilih untuk berjalan bersama.

[Bagian hubungan – foto kenangan bersama]

Sembilan tahun bukan waktu yang singkat.

Selama itu, kami tidak hanya mengenal sisi indah satu sama lain.

Kami juga mengenal kekurangan, kesalahan, ego, perbedaan, dan air mata.

Ada hari-hari yang dipenuhi tawa.

Ada hari-hari yang terasa berat.

Namun dari semua itu, kami belajar bahwa mencintai bukan hanya tentang bahagia ketika bersama.

Mencintai juga berarti tetap memilih satu sama lain ketika keadaan tidak selalu mudah.

Kemudian, kehidupan membawa kami pada satu ujian : " JARAK"

Kami harus menjalani hubungan dari tempat yang berbeda.

Ada rindu yang tidak bisa disembuhkan hanya dengan pesan.

Ada keinginan untuk bertemu yang harus ditunda.

Ada hari ketika kami hanya bisa saling melihat melalui layar.

Tetapi jarak mengajarkan kami sesuatu.

Bahwa cinta tidak selalu membutuhkan kehadiran secara fisik.

Terkadang cinta adalah tentang menunggu.

Tentang percaya.

Tentang menjaga kesetiaan.

Dan tentang tetap berkata,

“Aku memilih kamu,”

meskipun keadaan belum memungkinkan kami untuk selalu bersama.

Tahun demi tahun berlalu. dan "Kami Bertumbuh"

Dari dua mahasiswa berusia 21 tahun…

menjadi dua orang dewasa yang kini berusia 30 tahun.

Kami melihat bagaimana hidup mengubah kami.

Impian berubah menjadi tanggung jawab.

Kedewasaan datang bersama berbagai pengalaman.

Dan di tengah semua perubahan itu, ada satu hal yang tetap sama:

kami masih memilih satu sama lain.

Sampai akhirnya, kami menyadari…

Mungkin selama ini kami bukan sedang mencari seseorang untuk sekadar menemani perjalanan.

Kami sedang dipersiapkan untuk menemukan seseorang yang akan menjadi rumah.

Pada tahun 2025, kami mengambil keputusan untuk membawa hubungan ini menuju sebuah janji yang lebih serius.

Bukan karena perjalanan kami selalu mudah.

Tetapi karena setelah melewati begitu banyak hal, kami tahu…

kami ingin melewati hari-hari berikutnya bersama.

[Menuju pernikahan – foto prewedding, cincin, persiapan pernikahan]

Dan kini…

setelah sembilan tahun perjalanan,

kami sampai pada sebuah hari yang dahulu bahkan tidak pernah kami bayangkan.

Bulan Oktober 2026.

Hari ketika kisah kami tidak lagi berbicara tentang “aku” dan “kamu”.

Tetapi tentang “kita.”

Kita yang akan belajar menjadi pasangan hidup.

Kita yang akan membangun rumah.

Kita yang akan saling menguatkan ketika kehidupan tidak mudah.

Kita yang akan tertawa bersama.

Menangis bersama.

Bertumbuh bersama.

Dan menua bersama.

“Kalian belum tahu sekarang… bahwa suatu hari nanti, kalian akan saling jatuh cinta".

Kalau kami bisa kembali ke masa ospek dulu…

kami ingin mengatakan kepada dua orang yang berdiri dalam foto itu:

“Kalian belum tahu sekarang…

bahwa suatu hari nanti, kalian akan saling jatuh cinta.

Kalian belum tahu bahwa perjalanan kalian tidak akan selalu mudah.

Kalian juga belum tahu berapa banyak rindu, air mata, tawa, dan perjuangan yang akan kalian lewati.

Tapi percayalah…

semua perjalanan itu akan membawa kalian ke hari ini.”

Hari ini, kami tidak lagi bertanya…

“Apakah kamu orang yang tepat?”

Karena sembilan tahun telah memberikan jawabannya.

Kamu adalah seseorang yang telah melihat banyak versi diriku.

Dan tetap memilih untuk tinggal.

Aku pun ingin melakukan hal yang sama.

Dari pertemuan sederhana di Kampus Ungu…

dari satu jurusan…

satu kelas…

satu foto saat ospek…

dari Pendalaman Alkitab…

dari cinta di usia 21 tahun…

dari jarak yang pernah memisahkan…

hingga usia 30 tahun…

akhirnya kami sampai pada satu keputusan:

kami ingin menghabiskan sisa hidup bersama.

Karena mungkin…

kami tidak pernah merencanakan pertemuan pertama itu.

Tetapi hari ini kami sadar,

Tuhan sudah menulis cerita ini jauh sebelum kami tahu bagaimana akhirnya.

Dan sekarang…

kami siap membuka halaman baru.

Bukan lagi tentang bagaimana kisah cinta kami dimulai,

tetapi tentang bagaimana kami akan menjalani seluruh kehidupan…

bersama.

Dwi & Osner.

Sembilan tahun perjalanan.

Satu cinta.

Satu janji.

Dan satu kehidupan yang akan kami jalani bersama.

24 Oktober 2026 — hari ketika “aku dan kamu” menjadi “kita” untuk selamanya. 🤍💍

Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia

Matius 19:6

Wishes

Berikan ucapan dan doa untuk kedua mempelai

Add Sticker

Amplop Digital

Doa Restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami.
Namun jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless.

Soemi Dwi Tamina Anggraeni

7331289021

osner pandiangan

082158789109

Kirim Kado

Untuk mengirimkan kado ke mempelai, silahkan kirim ke alamat dibawah ini:

TERIMA KASIH

Atas Kehadiran & Doa Restunya

Kami Yang Berbahagia, Keluarga Besar Kedua Mempelai

Keluarga Besar

Osner

Bapak Reinto Pandiangan dan Ibu Marta Semat, S.Pd

Keluarga Besar

Dwi

Bapak Sumarno dan Ibu Emiana (Almh)

Turut Mengundang:

Dari Pihak Pria :
– Pomparan Opong Krisman Pandiangan
– H. Pandiangan,S.ST/br Saragih,SST
– Tunjang Siner Saeh Johanis
– Benhur Siner Saeh Johanis
– Hermison Tagap Siner Saeh Johanis
– Riak Jhon Siner Saeh
– Pdt. Dr. Rina Teriasi,S.Th,M.Si

Dari Pihak Wanita :
– Suwandi
– Inderson
– Wardinato
– Utet
– Pdt. Rupina,S.Th

Undangan Website

Pilihan Tema Undangan Digital

Undangan Video

Pilihan Tema Undangan Video

Wedding Character

Pilihan Desain Avatar Karakter

Wedding Explainer

Pilihan Tema Template Wedding